Cetaphil, Pembersih Wajah Kece Untuk Kamu Yang Pemalas

Tinggal setahunan di Papua membuat saya semakin tidak peduli terhadap perawatan tubuh, termasuk wajah. Bagaimana tidak, meski berkali-kali maskeran, memakai sunscreen, atau seabrek produk perawatan lainnya, tetap saja tidak mempan melawan teriknya matahari. Belum lagi segala keribetan yang harus dijalani di antara seabrek kegiatan yang memaksa saya untuk bergerak cepat. Saya pun berhenti memakai produk perlindungan-perlindungan wajah dan kulit itu, lalu hanya memakai facial wash biasa yang mudah ditemukan di pasar. Sayangnya, di daerah penempatan saya yang merupakan pulau, air bersih cukup terbatas, terlebih di musim kemarau. Kami betul-betul hanya mengandalkan air hujan. Sehingga saya pun diharuskan untuk berhemat dalam penggunaannya. Kadang kala malah saya tidak mandi beberapa hari, karena malas terbatasnya air. Hanya bermodal tisu basah dan mouth wash. Hasilnya? Beuh, tidak dapat disangkal lagi, saya semakin dekil dan tidak terurus. Kulit wajah pun sudah belang-belang akibat terpapar matahari setiap hari, bahkan pernah sampai merah-merah dan terkelupas.

IMG_7771 copy
yes, this is me, YES :((((

Makanya, begitu purna tugas, sekembalinya ke ibukota, saya pun mulai gencar mencari produk terbaik untuk memulihkan diri. Seorang teman lalu mengirimkan Cetaphil Gentle Skin Cleanser ke wisma tempat saya menginap dalam rangka orientasi purna tugas. Dikirim tepat di hari pertama saya berada di Jakarta, setelah setahun lebih bertugas di Papua Barat. Jujur saja, saya hanya sekali pernah mendengar nama produk ini, dari vlog seorang remaja Indonesia yang tinggal di Australia. Ketika saya melihat bentuknya di vlog cewek itu saya pikir Cetaphil ini produk khusus untuk kondisi kulit tertentu, abisnya kemasannya simpel, seperti kemasan-kemasan produk khusus klinik-klinik dermatology.

unnamed-35 copy

Hari pertama saya memperoleh produk ini, saya pun langsung mencobanya. Waktu itu saya baru saja menghabiskan lebih dari 12 jam perjalanan dari Fakfak-Papua Barat ke Jakarta. Beberapa kali transit dan ganti pesawat serta perjalanan darat menembus macetnya Jakarta. Ketika mencuci muka dengan Cetaphil ini saya sedikit terkejut. Selain karena penampakannya yang tidak mirip dengan beberapa produk facial wash yang sering saya pakai, juga tidak berbau sama sekali.

Ajaibnya lagi, ketika saya pakai di wajah tidak menimbulkan foam atau busa sama sekali. Saya dilanda keraguan, ini bener ga sih makainya kayak gini? Jangan sampai saya salah cara pakainya, ujar saya kala itu. Saya lalu membaca lebih teliti dan lagi-lagi terkejut, karena ternyata Cetaphil ini bisa dipakai DENGAN atau TANPA AIR. Ini kali pertama saya menemukan produk pembersih wajah yang dapat digunakan tanpa air. Tisu basah aja kalah ya, kan tisu basah juga mengandung air (namanya aja tisu basah), hufh. Setelah membilas bersih, saya lagi-lagi dibuat bingung, kok kulit wajah saya tidak keset seperti kalau memakai produk yang biasa saya pakai ya? Ini bener-bener bersih ga sih? Tapi, karena itu kali pertama saya pakai jadi saya cuek-cuek aja. Ternyata, setelah mencari informasi, produk pembersih kulit yang baik adalah yang busanya sedikit, karena busa banyak berarti kandungan detergent-nya juga banyak.

IMG_2955
Sedekil inilah aku di masa lalu 🙁
IMG_8034
lihatlah biji-biji tak senonoh di pipiku kala itu 🙁

Seiring berjalannya waktu dan kegiatan orientasi purna tugas yang super padat, dari jam 7 pagi hingga jam 10-11 malam ditambah polusi ibukota dan memang sudah mendekati periode menstruasi, jerawat saya pun muncul. Ada di dahi dan di sekitar bibir, tempat biasa mereka bertamu jika mendekati datang bulan. Saya sih waktu itu berharap mungkin dengan memakai Cetaphil jerawat-jerawat akan hilang dalam 1-2 hari, yakaleee… ternyata tidak. Tapi, ada perubahan yang terlihat jelas sejak seminggu lebih memakai Cetaphil yang baru saya sadari setiap kali melihat foto-foto hasil selfie dengan teman-teman Pengajar Muda dari berbagai daerah. Ternyata wajah saya sudah tidak sebelang dulu, bahkan beberapa teman bilang “kok kamu ga hitaman sih tinggal di Fakfak?”. Selain itu saya yang sejak dulu gampang berkeringat, paling sebel kalau wajah udah berminyak, bener-bener kayak dekil banget kelihatannya. Nah sejak pakai Cetaphil, entah kenapa wajah saya jarang sekali berminyak, sepadat apapun acara kala itu yang membuat saya berkeringat tapi tidak berefek penuh minyak lepek seperti dahulu kala. Oh, dan satu lagi yang paling terasa bahkan jika seharian di ruangan berAC, kulit wajah saya tidak kering sama sekali, tapi kenyal-kenyal lembut dan tetap moist. Padahal, saya hanya memakai Cetaphil ketika mandi pagi saja, well… saya sih sehari emang cuman sekali ya mandi, hanya di pagi hari atau ketika ingin keluar rumah (dalam kasus ini wisma tempat penginapan orientasi kami).

IMG_8180
hari kedua di Ibukota
IMG_8202
hari ketiga di ibukota
IMG_8209
hari keempat di ibukota
unnamed-33
udah seminggu lebih di ibukota + pakai cetaphil

Setelah kembali ke kampung halaman, alias Makassar, dan kegiatan berkurang, saya pun jadi malas mandi lagi kalau tidak ada agenda keluar rumah. Untungnya Cetaphil ini bisa dipakai dalam kondisi kering atau tanpa air, jadi ga perlu repot-repot ke kamar mandi deh (kenapa ga dari dulu ya kenal Cetaphil ini, jadi kan kalau di Papua kemarin bisa cuci muka tanpa khawatir air habis, hufh). Oh iya, jerawat saya juga akhirnya mengecil dan bentar lagi pulang kampung, padahal biasanya suka nangkring cukup lama.

Untuk kamu yang mau nyoba Cetaphil, untuk wilayah Jakarta bisa dengan mudah ditemukan di tempat-tempat ini. Sedangkan untuk wilayah Makassar, saya belum ngecek soalnya Cetaphil saya masih banyak banget isinya, padahal kemasannya ga besar-besar amat, tapi pakainya bisa hemat gitu loh. Tapi, coba deh cek di Guardian atau Century di Mall Ratu Indah Makassar. Ntar, saya coba cek dan update ya kalau mampir ke sana.

Oh iya, ajaibnya lagi ya Cetaphil ini ga cuman bisa dipakai di wajah saja, bisa dijadiin sabun juga loh? Terus, ga hanya buat ciwi-ciwi, tapi unisex alias bisa buat cowo juga dan bisa buat semua usia. Hits ya…

Untuk info-info hits dan tips-tips berguna lainnya bisa kamu lihat di akun-akun sosial media Cetaphil loh 😀

Facebook: Cetaphil Indonesia

Twitter: @Cetaphil_id

IG: @Cetaphil_id

Youtube Cetaphil

 

Hayoo, masih ada alasan untuk malas bersihin muka?

 

Leave a Reply